WIBUSNI.ID
Uncategorized

BM-13/Katyusha Peluncur Roket WW2 Yang Membuat Nyali Musuh Menjadi Ciut

Halo kembali lagi,semoga kalian tetap diberi kesehatan jasmani maupun rohani oleh Tuhan yang maha esa agar dapat menjalankan aktivitas sehari-hari.

BM-13/Katyusha rocket,adalah mesin tempur buatan Uni Soviet pada Perang Dunia ke 2 yang diperkenalkan pada tahun 1939 dan diproduksi secara massal atas perintah Pemimpin Uni Soviet pada saat itu yaitu Joseph Stalin,angka 13 pada peluncur rocket katyusha ini merujuk pada kaliber rudal yang digunakan,Pada debut pertamanya senjata ini digunakan dibawah Komando Kapten Ivan Flerov dalam pertempuran di kota Orsha,yang berjarak 500km di barat dari kota Moskow,Pada saat katyusha digunakan ,peluncur rocket tersebut berhasil membombardir dan melululantahkan daerah tersebut.

Tetapi peluncur rocket ini memiliki beberapa kelemahan,antara lain; waktu reload yang lebih lama,tingkat akurasi tembakan yang rendah dan kalu dibandingkan dengan senjata artileri masih kalah,walaupun begitu peluncur rocket katyusha memiliki harga yang lebih murah dan mudah untuk diproduksi,dan memiliki beberapa kelebihan yaitu suara yang dihasilkan bisa membuat moral musuh menjadi turun,dapat mengirimkan ledakan yang besar,dan tidak dapat dilacak karena tidak meninggalkan jejak karena uni soviet menambahkan bubuk khusus pada rocket yang digunakan.

varian dari katyusha yang digunakan pada WW2 diantaranya adalah; BM-13, light BM-8, dan heavy BM-31.Lalu kenapa peluncur ronket ini diberi nama katyusha?,nama katyusha diambil dari lagu yang populer pada saat itu yang berjudul Katyusha ,yang menceritakan seorang gadis bernama Ekaterina/Katya yang merindukan pacarnya yang mengikuti wajib militer,pada versi lain nama ‘K’ pada truck itu merupakan simbol bahwa senjata itu diproduksi oleh pabrik Komintern di Voronezh.

Sekian dari kami bila ada salah kata atau yang tidak berkenan kami mohon maaf,See you again next time.

 

Related posts

Live-Action Georama Boy Panorama Girl umumkan trailer terbarunya!

Tokoh Figuran

Leave a Comment

error: Hayo te nyolong yo