WIBUSNI.ID
GAME

kisah Sukses Markus Perrson pendiri Minecraft

Apakah Anda pernah mendengar nama entrepreneur sukses Markus Person? Beliau adalah pendiri game Minecraft. Microsoft pun kepincut membeli Minecraft dengan angka yang keren, lebih dari US$ 1 Milliar. Bagaimana cara Markus membuat perusahaannya menjadi sebesar itu?

Kisah Hidup Markus Person

Markus Alexej Persson atau dikenal dengan nama Notch atau xNotch adalah pendiri dan pembuat games Minecraft. Dia terlahir di Stockholm, Swedia pada tanggal 1 Juni 1979. Markus Perrson adalah seorang pembuat games dari Swedish. Dia bersama-sama dengan Carl Manneh dan Jakob Porser mendirikan perusahaan bernama Mojang, pada akhir tahun 2010.

Markus Persson tinggal di Edsbyn mulai dari kecil hingga usia 7 tahun. Setelah itu keluarganya kembali pindah ke kota Stockholm. Markus kecil mulai mengenal pemrograman dari computer Commodore 128 milik ayahnya. Dia melakukan banyak eksperimen dalam membuat beberapa games. Markus Persson pertama kali membuat game saat berusia 8 tahun. Dia membuat game petualang dengan menggunakan text (text-based adventure game).

Markus Persson bekerja sebagai pembuat game professional saat bekerja di King.com selama 4 tahun, sejak tahun 2009. Markus Persson adalah salah seorang pendiri game Wurm Online. Diluar pekerjaan, Markus Persson juga mengikuti beberapa kompetisi pembuatan game.

Pada tanggal 13 August 2011, Persson menikah dengan Elin Zetterstrand(“Ez”). Pada tanggal 15 August 2012, Persson menyatakan bahwa Dia sudah tidak lagi bersama dengan Ez.

Pada September 2014, Markus Persson menyatakan bahwa Dia bersama-sama para pendiri Minecraft, akan meninggalkan Mojang setelah menyelesaikan proses akuisisi (penjulan perusahaan) kepada Microsoft seharga $2.5 milliar (kurang lebih seharga Rp 25 T).

Kisah Pendirian Minecraft dan Dibeli Microsoft

Permainan Minecraft memungkinkan pemain dapat membuat sebuah bangunan yang bertesktur kubus dalam dunia 3D. Pemain dapat melakukan eksplorasi, mengumpulkan sumber daya, crafting dan combat. Selain itu Minecraft juga dikembangkan untuk permainan sosial (multiple gameplay).

Minecraft mendapatkan lima penghargaan pada tahun 2011 dari Konferensi Pembuat Game, Downloadable Game Award, Best Debut Game Award, the Audience Award dan the Seumas McNally Grand Prize. Pada tahun 2012, Minecraft mendapat penghargaan Golden Joystick Award di kategori Best Downloadable Game. Per Juni 2016, lebih dari 106 juta kopi sudah terjual dan lebih dari 40 juta pemain unik aktif setiap bulannya di berbagai platform menjadikan Minecraft game dengan penjualan terbaik kedua setelah tetris. Pada tanggal 15 September 2014, Microsoft mengumumnkan akan membeli Mojang dan IP Minecraft seharga US$2.5 juta. Proses akuisisi diselesaikan pada 6 November 2014.

Pelajaran Berharga dari Markus Perrson

Markus Perrson adalah seseoranh entrepreneur yang mengajarkan banyak hal mengenai bisnis dan passion kepada kita semua. Dia adalah orang yang benar-benar memiliki minat (passion) terhadap pembuatan game. Dia membuat game yang benar-benar bagus, dicintai dan dimainkan oleh banyak orang. Bahkan anak-anak kecil usia 6 tahun juga mengerti cara memainkan minecraft. Selain itu dari segi bisnis, Beliau juga melakukan tahapan pengembangan yang signifikan tetapi terarah, mulai dari mengeluarkan versi pc, mobile, xbox dan lain sebagainya. Ada sebagian ahli yang mengatakan bahwa Markus melakukan kesalahan dengan menjual Minecraft kepada Microsoft. Sebenarnya salah atau tidak, kami tidak bisa melakukan penilaian. Satu hal yang jelas dan pasti, penawaran $2,5 milliar adalah penawaran yang sulit ditolak untuk seorang pembuat game. Terlebih jika angka tersebut memang lebih tinggi dibandingkan nilai perusahaan. Semoga kita dapat belajar banyak dari cerita kisah sukses Markus Perrson.

Source : https://www.google.com/…/kisah-sukses-markus-perrson-pendi…/

Related posts

Apa itu RPG Maker?

Tokoh Figuran

Waralaba Game King of Fighters Mendapat Film Animasi Cina pada tahun 2022

kotoha

Game 13 Sentinel: ‘Doomsday’ Aegis Rim munculkan trailer terbarunya

kotoha

Leave a Comment

error: Hayo te nyolong yo